nyari scented candle
“what about this?” Ale mencium sebentar wangi dari lilin yang ada di tangannya, lalu menyodorkannya kepada Brandon.
Brandon mendekatkan indera penciumannya ke benda berwarna pink muda di depannya, “it smells the same as the first one”
“hah masa sih?” Ale mencium kembali lilin yang sebelumnya Ia bau lalu tertawa, “oh iya”
“dude???” mata Brandon membesar lalu tertawa keras.
“bentar deh” Ale memeriksa lilinnya kembali, “lah iya ini juga jasmine kek yang tadi”
Tawa Brandon semakin kencang diiringi dengan tepukan tangan, “you are literally looking for another smells in the same placeEEee”
“nih liat, semuanya jasmine AlEee” Ale ikutan ketawa melihat Brandon yang sudah tidak terkontrol disebelahnya.
“kak please jangan ketawa lagi, i can't stop laughing too gara gara lo” Ale mengatur nafasnya.
“haduh okay, i'll stop”
Mereka berkeliling kembali, strolling around every corner of the candle shop. Sebelum mereka kesini, Ale berniat mengunjungi mall, sekalian berbelanja katanya. But Brandon told her that there will be a lot of people since it's almost winter break and christmas holiday. Ya gajadi akhirnya.
“this one smells good, Al” Ale menoleh ke asal suara Brandon yang berada dibelakang rak lilin tidak jauh dari Ale, “sini deh”
Ale meraih lilin berwarna putih dari tangan Brandon, “ih iya enak banget” Brandon ikut tersenyum begitu melihat reaksi senang Ale.
“i'll take this” Ale menuju ke kasir tanpa pikir panjang.
“where do you wanna go next?” tanya Brandon sambil ikut menunggi lilin yang dibeli Ale selesao dibungkus.
“i don't know, enaknya kemana?” tanya Ale balik.
Brandon masih memikirkan jawabannya, sementara barang yang Ale beli sudah selesai.
“actually, i really wanna go to times square kak” ujar Ale lagi, “is it far from here?”
“ee ngga terlalu sih, tiga puluh menit an” jawab Brandon sambil membantu Ale memegangkan tas nya agar ia bisa mengambil dompet didalamnya, “do you wanna go there?”
“sureeee, let's goooooo”